PERKEMBANGAN KERAJAAN BANAWA PERIODE 1900-1911

Pengarang: 

RIM, AGUNG TRIBOWO, JUNARTI, RICKY RUMAGIT, BUDI KRISTANTO

Penerbit: 

BPNB MANADO

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Tengah
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-9374-51-3

Jumlah Halaman: 
198

Perkembangan jaman memaksa Kerajaan Banawa harus berhadapan dengan kekuatan asing yang dominan saat itu yakni kolonialisme Belanda yang sangat mempengaruhi proses perkembangan lebih lanjut dari status Kerajaan Banawa. Kehidupan para anggota elite Banawa yang tidak selalu harmonis, karena sering diwarnai oleh konflik kepentingan terutama pada saat peristiwa penting seperti pergantian tahta menjadi peluang bagi pemerintah kolonial Belanda untuk melakukan intervensi ke dalam pembuatan keputusan politik Kerajaan Banawa. Setelah semakin tertanamnya kekuasaan Belanda di wilayah Kerajaan Banawa, membawa pengaruh dalam bidang pemerintahan. Dan dampak yang ditimbulkan dalam bidang ekonomi dan perdagangan, keuangan dan pajak serta pendidikan. Pengaruh Belanda yang demikian kuat di Kerajaan Banawa berdampak terhadap posisi penguasa pribumi semakin terdesak dan semakin tergantung pada dukungan pemerintah kolonial. Mereka harus patuh terhadap semua aturan yang dibuat oleh pemerintah Belanda. Pemerintah Belanda mulai mengangkat para pegawai yang tergabung dalam korps Binnernlandsch Bestuur sampai ke tingkat bawah. Para pegawai kolonial yang duduk berdampingan dengan penguasa pribumi menjadi figur nyata yang memegang kendali pemerintahan di Banawa, dan nasehat mereka kepada para penguaa pribumi Banawa harus ditaati, khususnya dengan memperhatikan terwujudnya kepentingan kolonial Belanda.