PERISTIWA BERSEJARAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (1850-1950)

Pengarang: 

DRA. HENDRASWATI

Penerbit: 

BPSNT PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2008

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

KSE - 904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-602-8451-00-0

Jumlah Halaman: 
72

Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai daerah otonom, secara nyata terbentuk pada tanggal 2 Desember 1950. Dengan demikian tanggal inilah menjadi pancangan tonggak sejarah Hari Jadi Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Beberapa peristiwa heroik yang pernah terjadi di daerah Hulu Sungai Selatan sebelum masa kemerdekaan diantaranya pertempuran di Benteng Madang. Peristiwa tidak kalah besarnya yang terjadi setelah kemerdekaan diantaranya peristiwa dibentuknya ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang bermarkas di Kandangan yang dipimpin oleh Bapak Hassan Basry. Peristiwa heroik yang terjadi setelah masa kemerdekaan juga dialami masyarakat setempat pada tanggal 2 Januari 1949 di Hamayung Nagara, yang belakangan terkenal dengan peristiwa Perang Kemerdekaan RI tanggal 2 Januari 1949. Yang tidak kalah sadisnya adalah peristiwa tertembaknya enam tokoh pejuang dari berbagai daerah yang dilakukan Belanda di daerah Hulu Sungai ini. Belakangan masyarakat menyebutnya dengan peristiwa Penembakan Enam Orang Pahlawan. Enam tokoh tersebut diantaranya H. Abdurrahman atau yang dikenal dengan sebutan Ning Bulang; H. Antaludin; H. Bukhari; Aluh Idut; Hassan Basry.