PERGERAKAN PEMBAHARUAN ISLAM STUDI HISTORIS TENTANG EkSISTENSI PERSATUAN ISLAM (PERSIS) DI KABUPATEN SERANG PROPINSI BANTEN

Pengarang: 

HERRY WIRYONO, HERU ERWANTORO, EUIS THRESNAWATI, ENDANG NURHUDA, YUZAR PURNAMA

Penerbit: 

BKSNT BANDUNG

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Banten
Rak: 

SPR - 904.7 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
78

 

Persatuan Islam (Persis) merupakan salah satu organisasi Islam yang ingin mengadakan pembaharuan khususnya dalam ajaran Islam yang sesuai dengan Alquran dan Sunnah Rasul. Gerakan Pembaharuan Islam di Indonesia telah muncul sejak abad ke-19 di Sumatera Barat. Organisasi Persis didirikan di Bandung tahun 1923, telah berhasil berkembang ke seluruh Indonesia dan salah satu cabang berada di Kabupaten Serang. Lahirnya Persis Serang tampak dengan hadirnya seorang Ulama bernama Ahmad Maryani Ismail. Pada awal berdirinya, Persis Serang memiliki empat daerah yaitu Serang, Padarincang/ Gunung Gombong, Baros dan Kasemen. Perkembangan Persis Serang sejak tahun 1956 sampai masa dekade awal pemerintahan Orde Baru kurang dapat berkembang dengan baik. Kebangkitan Persis Serang atau lebih tepatnya mulai leluasanya kegiatan Persis Serang terjadi pada tahun 1980-an terutama setelah Persis Serang dipimpin olehH. Syafei. Pada masa kepengurusan H. Syafei sesuai dengan tuntutan zaman, Persis Serang melakukan kegiatan dalam bidang pendidikan, politik, sosial dan ekonomi.