PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2015

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

PER - 344 (340-349)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
19

Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan RI Nomor 23 Tahun 2015 menjelaskan tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Dalam peraturan ini, didalamnya terdapat 9 (sembilan) pasal dan 1 (satu) Lampiran. Adapun kesembilan pasal tersebut diantaranya: Pasal 1 Dalam Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan: (1) Sekolah adalah satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan dalam bentuk sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, sekolah pada jalur pendidikan khusus, dan sekolah swasta, termasuk satuan pendidikan kerja sama; (2) Penumbuhan Budi Pekerti yang selanjutnya disingkat PBP adalah kegiatan pembiasaan sikap dan perilaku positif di sekolah yang dimulai sejak dari hari pertama sekolah, masa orientasi peserta didik baru untuk jenjang sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan, sampai dengan kelulusan sekolah; (3) Masa orientasi peserta didik baru yang selanjutnya disebut MOPDB adalah serangkaian kegiatan pertama masuk sekolah pada setiap awal tahun pelajaran baru yang berlangsung paling lama 5 (lima) hari; (4) Pembiasaan adalah serangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan yang baik dan membentuk generasi berkarakter positif; (5) Kelulusan adalah berakhirnya proses pembelajaran siswa pada satuan pendidikan. Dan seterusnya. Adapun Lampiran yang dimaksud yaitu Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti, yang meliputi Pengantar; Metode Pelaksanaan; Jenis Kegiatan; Cara Pelaksanaan; Waktu Pelaksanaan Kegiatan; Kegiatan Gerakan Penumbuhan Budi Pekerti di Sekolah melalui pembiasaan-pembiasaan: Menumbuhkembangkan nilai-nilai moral dan spiritual, Menumbuhkembangkan nilai-nilai Kebangsaan dan kebihnekaan, Mengembangkan interaksi positif antara peserta didik dengan guru dan orangtua, Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik, merawat diri dan lingkungan sekolah, Mengembangkan potensi diri peserta didik secara utuh, Pelibatan orangtua dan masyarakat di sekolah.