PERANAN KAUM KERABAT DALAM UPACARA PERKAWINAN DI NAGARI PANGKALAN KOTO BARU KABUPATEN 50 KOTA

Pengarang: 

ERNATIP, NOVERI, LIA NURALIA

Penerbit: 

BKSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2004

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

UUA - 392.5 (390-399)

ISSN/ISBN: 

979-9388-48-1

Jumlah Halaman: 
113

Dalam pelaksanaan perkawinan tahap demi tahap memerlukan dana dan tenaga yang cukup banyak. Disana terlihat betapa penting peranan kaum kerabat. Kaum kerabat tidak saja sebagai penyandang dana tetapi sekaligus sebagai pelaksana. Mamak adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan acara tersebut. Para kemenakan baik laki dan perempuan mempunyai peranan sendiri. Selain itu juga suami dan istri kemenakan pun mempunyai peranan, dia akan mengerjakan pekerjaan tertentu sesuai dengan fungsinya. Induk bako dalam upacara perkawinan mempunyai peranan antara lain ikut serta mengantar saat akad nikah. Urusan nasi lamak engko adalah tanggung jawabnya. Oleh sebab itu induk bako jauh hari telah mempersiapkan untuk anak pisangnya. Suku sako dalam suatu upacara perkawinan memainkan peranan penting pula. Mereka selain untuk menghadiri perjamuan juga membantu membenahi rumah dan menyiapkan keperluan untuk kenduri. Selain itu ada pekerjaan tertentu yang dikerjakan oleh orang-orang yang sesuku seperti rang sumando, pemuda dan perempuan muda, perempuan setengah baya, painga anak daro, pambao anak daro, tuo jalan, dll.