PERAN KEUCHIK DALAM REVITALISASI GAMPONG DI ACEH BESAR

Pengarang: 

ISKANDAR EKO PRIYOTOMO, M.HUM

Penerbit: 

BPSNT BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

3.5(320-32

ISSN/ISBN: 

978-979-9164-85-8

PERAN KEUCHIK DALAM REVITALISASI GAMPONG DI ACEH BESAR

Tugas dan wewenang yang diberikan pada gampong sesuai dengan amanat qanun untuk saat ini dapat dikatakan cukup berat, walaupun pada dasarnya tugas dan wewenang tersebut merupakan tugas dan wewenang yang pernah dimiliki gampong pada masa lalu tetapi dengan sejarah sistem birokrasi pemerintahan di Indonesia yang selalu meminggirkan gampong, maka peran serta Keuchik sebgai pemimpin gampong dalam merevitalisasi gampongnya sangat diharapkan. Kendala yang dihadapi Keuchik dalam menjalankan perannya adalah : Konflik bersenjata yang berkepanjang yang pernah dialami masyarakat Aceh menyebabkan Keuchik tidak menjalankan perannya terutama dibidang pemerintahan, Peran Keuchik dalam menjalankan pemerintahan merupakan peran yang memerlukan keahlian yang cukup, baik dalam merancang RAPBG maupun membuat reusam gampong, Perubahan paradigma yang menempatkan kecamatan hanya sebagai pendamping gampong belum sepenuhnya dipahami oleh aparat kecamatan.