PERAJIN TRADISIONAL DI DAERAH PROPINSI MALUKU

Pengarang: 

DRS. EDWARD MALESSY

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1992

Daerah/Wilayah: 
Maluku
Rak: 

6.1(700-79

PERAJIN TRADISIONAL DI DAERAH PROPINSI MALUKU

Kerajinan tradisional jenis mebelair bambu yang diproduksi oleh para perajin laki-laki di Kelurahan Marikurubu tampaknya memiliki potensi untuk berkembang di masa yang akan datang. Ciri perkembangan tersebut terlihat dalam kehidupan para perajin sebagai pembuat barang kerajinan tadi dalam wujud perbaikan strata ekonominya dalam satuan masyarakat di mana perajin tersebut berada. Kerajinan tradisional yang bahan bakunya berasal dari cangkang moluska atau kerang oleh para perajin di Desa Batumerah juga memiliki potensi pengembangan yang melibatkan para perajin sebagai pembuat kerajinan tersebut. Kerajinan tradisional gerabah yang diproduksi oleh para perajin wanita di Desa Ouw memilki ciri tersendiri di dalam proses produksinya sampai kepada penyaluran ke tempat penjualannya. Logam bekas sebagai salah satu jenis bahan baku kerajinan tradisional yang diproduksi oleh perajin di Desa Iha terlihat cukup berpotensi sebagai salah satu lapangan kerja bagi penduduk laki-laki yang memiliki keterampilan di bidang tempa-menempa besi.Kerajinan tradisional tenunan yang dikerjakan oleh perajin wanita di Kelurahan Toboleu memiliki motif khusus karena dihubungkan dengan adat istiadat setempat. Semua jenis kerajinan ini mempuyai peluang untuk membuka lapangan kerja bagi penduduk setempat sehingga harus selalu dipertahankan.