PENINGGALAN SEJARAH DAN POTENSI WISATA KABUPATEN KAUR PROPINSI BENGKULU

Pengarang: 

ZUSNELI ZUBIR

Penerbit: 

BPSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Bengkulu
Rak: 

ARS - 902 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-602-8742-28-3

Jumlah Halaman: 
104

Kerajaan Kaur didirikan sekitar tahun 1697 Masehi oleh Pangeran Raja Luwih (Sabrani Gunung Kaur). Kerajaan ini didirikan melalui sebuah perjuangan yang panjang dengan menghadapi berbagai rintangan dari berbagai pihak sehingga baru dapat didirikan. Masyarakat Kaur yang bersifat plural terlihat dari penduduknya yang berasal dari asimilasi berbagai suku, seperti Jawa, Minangkabau, Melayu Palembang, Lampung dan Bengkulu membuat Kaur memiliki ciri budaya yang khas apabila dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di Bengkulu. Adanya hal yang spesifik pada lingkup budaya Kaur, karena daerah ini memiliki potensi yang cukup besar pada semua aspek yang berhubungan dengan pengembangan kepariwisataan. Sejarah dan budaya Kaur yang berfungsi sebagai objek wisata dijadikan sebagai muatan atraksi wisata dan sekaligus sebagai bahan ajar yang dijadikan untuk muatan lokal di sekolah khususnya di Kabupaten Kaur, agar generasi muda mengenal keheterogenitasan budaya di daerahnya.