PENGUASAAN ASET DAN PERMASALAHAN AKSES PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESA UJUNG PANDARAN, KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

BENEDIKTA JULIATRI WIDI WULANDARI DAN SISVA MARYADI

Penerbit: 

MEDIA JAYA ABADI

Tahun Terbit: 

2020

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

KSB - 306.3 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978=623-7526-27-8

Jumlah Halaman: 
83

Aset-aset penting yang dimiliki oleh masyarakat nelayan di Desa Ujung Pandaran terdiri atas pengetahuan dan keterampilan yang mereka gunakan dalam menjalankan aktivitas sebagai nelayan. Aset-aset tersebut berupa jaringan sosial dan aturan-aturan yang mengatur hubungan antara nelayan dan pemilik modal serta di antara nelayan yang bekerja bersama dalam aktivitas melaut, sumber daya laut (hasil tangkapan), infrastruktur dasar yang mendukung keberlangsungan hidup mereka.  Kemampuan nelayan dalam penguasaan dan pengelolaan beragam jenis modal yang menjadi asset penting bagi keberlangsungan hidup mereka, berada pada level yang berbeda-beda. Sejauh ini, modal sosial merupakan aset yang bisa dikuasai dan dikelola dengan baik oleh nelayan di Desa Ujung Pandaran. Adapun aset yang belum sepenuhnya mampu mereka kuasai dan kelola dengan baik salah satunya adalah aset yang berupa sumber daya laut. Aset yang berupa infrastruktur belum sepenuhnya dapat dikuasai oleh nelayan. Proses pengenalan dan penerapan teknologi baru di bidang navigasi memang telah terjadi sehingga dapat mempermudah nelayan dalam melakukan aktivitas penangkapan sumber daya laut. Namun masih terdapat juga infrastruktur yang kualitasnya kurang baik. Permasalahan akses yang terjadi pada masyarakat nelayan berkaitan dengan beberapa aset penting, seperti sumber daya alam, lahan garapan dan tempat tinggal, serta aset yang yang berupa pinjaman modal, pemasaran hasil tangkapan, dan jaringan sosial.