PENGKAJIAN NILAI-NILAI LUHUR BUDAYA SPIRITUAL BANGSA DAERAH JAWA TIMUR

Pengarang: 

DRS. HENKY ISMUHENDRO S

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1993/1994

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

1.5(200-29

PENGKAJIAN NILAI-NILAI LUHUR BUDAYA SPIRITUALBANGSA DAERAH JAWA TIMUR
Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan warisan budaya spiritual bangsa yang masih hidup dan dihayati oleh sebagian masyarakat Indonesia. Penghayatan budaya spiritual tersebut dapat berbnetuk perseorangan atau tergabung dalam suatu wadah yang disebut organisasi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ajaran-ajaran organisasiyang dikaji dalam pengkajian ini menunjukkan bahwa didalamnya tergantung nilai-nilai luhur yang sifatnya religius dan nilai-nilai yang sifatnya ajaran moral. Nilai-nilai yang sifatnya religius mengejawantahkan kepercayaan bahwa : 1. Tuhan itu ada; 2. Tuhan pencipta langit dan bumi beserta seluruh isinya, termasuk manusia; 3. Tuhan itu tan kena kinaya apa; 4. Tuhan ada di mana-mana (adoh tanpoh wangenan, cedek tanpo senggolan); Tuhan mempunyai sifat Maha Sempurna, Maha Suci, Maha Agung, Maha Bijaksana, Maha Adil, Murbeng Alam, Murbeng Gesang. Sedangkan nilai-nilai yang sifatnya ajaran moral, berbentuk kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan dalam hubungan seseorang dengan dirinya sendiri, sesama dan alam. Nilai-nilai baik yang bersifat religius maupun moral merupakan tuntunan yang seharusnya dihayati dan diamalkan oleh para warga organisasi penghayat kepercayaan dalam kehidupannya sehari-hari. Nilai-nilai luhur ini apabila dihayati secara benar dan diamalkan dengan kesungguhan hati, niscaya dapat membawa seseorang pada ketentraman jiwa dan kebahagiaan lahir batin serta akhirnya terwujud suatu kerukunan hidup bermasyarakat.