PENGETAHUAN, SIKAP, KEYAKINAN DAN PERILAKU GENERASI MUDA BERKENAAN DENGAN PEWARISAN TRADISIONAL DAER

Pengarang: 

SYAHRIAL DE SAPUTRA T

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1998/1999

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

3.2(300-31

PENGETAHUAN, SIKAP, KEYAKINAN DAN PERILAKU GENERASI MUDA BERKENAAN DENGAN PEWARISAN TRADISIONAL DAERAH RIAU
Pengetahuan merupakan dasar utama bagaimana sikap, keyakinan dan perilaku seseorang. Pengetahuan generasi muda tentang pewarisan tradisional di daerah penelitian ini pada umumnya sangat minim. Konsekuensinya menimbulkan sikap, keyakinan, dan perilaku generasi muda terhadap pewarisan tradisional tersebut banyak yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. bahkan pengetahuan genearsi muda mengenai pewarisan tradisional sangat bertentangan dengan aturan pewarisan tradisional. Suatu hal yang paling esensial adalah masih banyak generasi muda yang belum mengetahui hakekat, arti dan makna warisan. Masih ada anggapan bahwa yang paling berhak membagi warisan adalah orang tua. Padahal apabila orang tua sudah meninggal dunia, pihak pembagi warisan adalah keluarga dekat pihak ibu (paman atau ninik mamak). Kurangnya pengetahuan tentang kebudayaan, terutama pewarisan tradisional, tidak terlepas dari kurangnya pembinaan dari lingkungan keluarga, sekolah, dan lembaga-lembaga sosial budaya. Dalam lingkungan keluarga,pendidikan mengenai pengetahuan kebudayaan kurang dari mendapat perhatian dari orang tua atau keluarga. Sebagai contoh, dalam masalah pewarisan tradisional, membicarakannya dalam lingkungan keluarga apalagi orang tua masih hidup dianggap sangat tidak etis atau dianggap tabu. Konsekuensi logisnya, generasi muda daerah ini sangat kurang pengetahuan dan pemahamannya tentang kebudayaan daerahnya sendiri. Oleh karena itu, pengetahuan generasi muda Melayu tentang pewarisan tradisional sangat samar-samar. Artinya, jawaban yang diberikan responden dalam penelitian ini masih menduga-duga, karena pengetahuan mereka tentang masalah pewarisan sangat minim.