PENGETAHUAN, SIKAP, KEPERCAYAAN DAN PERILAKU BUDAYA TRADISIONAL PADA GENERASI MUDA DI KOTA BANDUNG

Pengarang: 

DRA. SRI SAADAH SOEPONO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1997

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

3.2(300-31

PENGETAHUAN, SIKAP, KEPERCAYAAN DAN PERILAKU BUDAYA TRADISIONAL PADA GENERASI MUDA DI KOTA BANDUNG

Pada era globalisasi ini, dimana pengaruh kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia semakin meningkat terus, maka hal itu perlu diantisipasi secepatnya agar budaya kita tidak dipengaruhi oleh unsur-unsur dari luar yang kurang cocok, terutama generasi muda sebagai pelanjut bangsa. Sejauh ini generasi muda di kota Bandung belum terlihat mengkhawatirkan atau mengalami kritis kebudayaan. Pada umumnya pengetahuan mereka mengenal kebudayaan tradisional cukup baik dalam arti masih mengenai budaya-budaya tradisional tempat mereka berasal. Mereka sangat mengagumkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam budaya bangsa kita. Mereka juga masih menganggap budaya Indonesia terus diutamakan dan tidak perlu mengutamakan budaya yang berasal dari luar. Karena dalam budaya Indonesia terdapat kekhasan dan keunikan tersendiri, yang tidak dimiliki oleh budaya-budaya lain. Mereka juga percaya kebudayaan kita tidak kalah bagusnya bila dibandingkan dengan budaya luar. Baik sikap maupun perilaku generasi muda di kota Bandung cukup terkendali. Hal ini terlihat dari sikap mereka menghadapi pengaruh-pengaruh luar. Selain itu pentingnya juga dirasakan oleh generasi muda Bandung dan salah satunya adalah dengan cara mengunjungi museum. Masih banyaknya generasi muda yang sadar untuk menjauhi pengaruh luar/asing yang tidak bermanfaat, merupakan hal yang sangat menggembirakan kita semua. Disitu terlihat bahwa fungsi agama bagi generasi muda di kota Bandung berjalan cukup baik dalam arti memang agama sangat potensial untuk memerangi atau mencegah dampak negatif dari jaman globalisasi saat ini. Hanya yang perlu kita pahami adalah bahwa setiap generasi memang mempunyai tantangan zaman yang berbeda, yang tidak dapat kita samakan dengan generasi muda sebelumnya. Tetapi hal tersebut bukan berarti bahwa kita membiarkan begitu saja mereka lepas kontrol. Karena sifat generasi muda tersebut umumnya ingin selalu adanya perubahan-perubahan atau pembaharuan ataupun pemikiran-pemikiran alternatif yang mereka anggap itu lebih tepat buat mereka. Hal tersebut sebenarnya tidak perlu ditakuti oleh generasi tua, selagi mereka masih dalam batas kewajiban itu merupakan hal yang baik.