PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DAERAH JAWA TIMUR

Pengarang: 

DRA. UMIATI NS

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

2.2(300-31

PENGENDALIAN SOSIAL TRADISIONAL DAERAH JAWA TIMUR

Sistem pengendalian sosial tradisional di Desa Getasanyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, kiranya perlu di garis bawahi hal-hal yang sifatnya menonjol, agar dapat dipertimbangkan sebagai landasan pengembangan lebih lanjut, menuju pada pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Dalam hal pemeliharaan sumber daya alam maka yang kemukakan adalah Pemeliharaan sumber daya alam tanah berupa pemanfaatan tanah sedangkan sistem tanamnya sama yaitu dengan tumpangsari hanya jenis tanamannya berbeda sebab berbeda volume airnya, Pemeliharaan sumber daya alam air untuk menjaga agar sumber air tidak sampai macet atau menyusut volumenya maka pemeliharaannya dilakukan secara teratur dan selalu berkesinambungan, Pemeliharaan kebersihan lingkungan hidup dimana warga msyarakat desa Getasanyar mengadakan bermacam-macam kegiatan diantaranya : Secara bergilir PKK bekerjasama dengan pihak kesehatan dan lingkungan hidup mengadakan kunjungan kerja dari rumah ke rumah yang dipandang kurang memenuhi syarat kesehatan; Mengadakan kerja bakti khusus pembersihan lingkungan sumber air, bak penampungan air jalan-jalan desa; Masih ada lagi kegiatan yng disebut dengan arisan kebersihan yaitu kegiatan kebersihan rumah bagi yang mendapat arisan, jadi tidak pandang bulu. Mengenai masalah keamanan lingkungan, Desa Getasanyar termasuk desa yang cukup aman. Sifat gotong royong masih tertanam erat pada masyarakat desa Getasanyar, kelihatan pada beberapa kegiatan : Mendirikan rumah, Pendirian pos-pos keamanan, Pembuatan bak-bak penampungan ari, Pembuatan jalan dan sejenisnya dilakukan secara gotong royongdibawah pengawasan LKMD. Dengan adanya kegiatan yang dilakukan secara gotong royong yang cukup banyak menunjukkan bahwa masyarakat desa Getasanyar pemeliharaan kesatuan dan persatuannya cukup mantap.