PEMUGARAN CANDI TIKUS

Pengarang: 

SRI SUGIYANTI, PUSPA DEWI, HADNIWATI HSB

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1993/1994

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

ARS - 902 (900-909)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
91

Proses pemugaran Candi Tikus ini didahului oleh serangkaian kegiatan studi studi yang meliputi studi kelayakan, studi teknis arkeologi, dan rencana induk arkeologi (master plan archaeology). Selanjutnya tahap pelaksanaan pemugaran yang meliputi pembongkaran bagian tembok, teras, tangga, kolam, lantai dasar, dan pembangunan induk. Setelah itu dilakukan pemasangan kembali. Pemugaran Candi Tikus merupakan salah satu bukti adanya usaha pelestarian benda cagar budaya sesuai dengan tujuan UU No. 5 Tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya pasal 2. Candi tikus ini perlu dilestarikan karena merupakan peninggalan masa Majapahit yang dibangun pada abad XIII-XIV. Selain itu juga memiliki bentuk arsitektur yang unik terdiri dari unsur petirtaan yang mempunyai struktur kolam, pancuran air berbentuk makara dan padma, serta saluran air. Candi tikus dapat dimanfaatkan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan kebudayaan yang mempunyai nilai luhur dan mempunyai arti penting, khususnya dalam memupuk rasa kebangaan nasional yaitu bahwa nenek moyang kita telah mengenal sistem pengairan serta teknik pembuatan bangunan dari bata.