PEMETAAN BUDAYA DAN SEJARAH DI KABUPATEN KAPUAS PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

NENI PUJI NUR RAHMAWATI, S.Si

Penerbit: 

BPSNT PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

3.5(300-31

ISSN/ISBN: 

978-602-8451-35-2

PEMETAAN BUDAYA DAN SEJARAH DI KABUPATEN KAPUAS PROPINSI KALIMANTAN TENGAH

Kegiatan pemetaan budaya dan sejarah di kabupaten kapuas, Propinsi Kalimanta Tengah ini dimaksudkan untuk menggambarkan dan menjelaskan data-data mengenai budaya dan sejarah yang ada dan pernah ada di daerah tersebut, untuk selanjutnya digambarkan menjadi sebuah peta budaya dan peta sejarah di Kabupaten Kapuas, Propinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas, merupakan salah satu kabupaten dari 14 kabupaten/kota yang ada di PropinsiKalimantan Tengah. Kabupaten Kapuas ini dihuni oleh etnis asli dan etnis pendatang. Yang merupakan penduduk asli dan mayoritas adalah Suku Dayak, khususnya Dayak Ngaju, sedangkan etnis pendatang diantaranya Banjar, Jawa, Batak, Madura dan lain-lain. Sementara itu ata sejarah yang ada di kabupaten Kapuas diantaranya : peristiwa sejarah (sejarah berdirinya Kota Kuala Kapuas, sejarah Tumbang Anoi), tempat bersejarah (situs betang Sei Pasah, Barimba), bangunan bersejarah (Gereja Kalimantan Evangelis di Kelurahan Barimba, Gereja Imanuel Mandomai, Masjid Jami' Al-Ikhlas, Sandung di Sei Pasah dan di Kecamatan Mantangai), tokoh bersejarah (Hausmann Baboe).