PEMAIN RABAB DARI PENGABDIAN SENI KE PROFESI (STUDI KASUS 5 ORANG PEMAIN RABAB PASISIE DI PESISIR SELATAN, SUMATERA BARAT

Pengarang: 

ENY CHRISTYAWATY, S.Si; DRA. MARYETTI

Penerbit: 

BKSNT PADANG

Tahun Terbit: 

2005

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

RKE - 791 (790 - 799)

ISSN/ISBN: 

979-9388-55-4

Jumlah Halaman: 
95

Salah satu kesenian rabab yang paling populer adalah rabab pasisia, jika dibandingkan dengan rabab piaman ataupun rabab darek. Pertunjukan rabab di Pesisir Selatan merupakan tolak ukur status sosial seseorang. Untuk menjadi tukang rabab/biola yang profesional memang dibutuhkan daya imajinasi yang tinggi dan wawasan yang luas. Mereka dituntut untuk dapat mengarang cerita yang bervariasi setiap kali tampil, dan biasanya hal itu dilakukan tanpa persiapan terlebih dahulu. Seorang tukang rabab akan berpikir bahwa pada saat mereka di atas pentas tampil, posisi audiens berada dibawahnya. Artinya mereka dapat mengolah emosi penonton seperti yang diinginkan. Dalam profesi tukang rabab, mereka sangat disanjung dan digemari oleh penonton sehingga sifat inipun terbawa pada profesi selanjutnya.