PATIH SAMPUN SATRIA PEMBANGUN PEMALANG

Pengarang: 

TUGAS TRI WAHYONO, INDRA FIBIONA

Penerbit: 

BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA D.I. YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2020

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

CER - 398.26 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-623-7654-02-5

Jumlah Halaman: 
26

Pemalang merupakan kota kecil di wilayah barat Provinsi Jawa Tengah. Wilayah Pemalang menjadi pintu gerbang perdagangan dan hubungan luar negeri bagi kerajaan Mataram Kuno. Namun demikian, kota pelabuhan tidak lagi berkembang setelah pusat kerajaan Mataram Hindu pindah ke Jawa Timur. Pada tahun 1357-1358 Masehi, Pemalang dikuasai  Kerajaan Majapahit dan digunakan sebagai pangkalan perang terutama untuk menyerang sriwijaya. Cerita mengenai Patih Sampun Satria Pembangunan Pemalang ini memiliki muatan pembelajaran yang baik terutama berkaitan dengan kerja keras, komitmen dan tanggung jawab sebagai seseorang yang mengemban jabatan penting dalam pemerintahan. Patih Sampun menyadari bahwa jabatan merupakan amanah yang diberikan Tuhan, sehingga beliau dalam melaksanakan jabatan tersebut dengan baik untuk kepentingan seluruh rakyat. Dengan jabatan itulah, seseorang dapat berbakti kepada masyarakat untuk kepentingan umum. Jangan sampai jabatan dikuasai untuk kepentingan diri sendiri. Semangat Ki Patih Sampun merupakan contoh tanggung jawab seorang pembesar di zaman kuno.