PATANJALA VOL 9 NO 2 JUNI 2017

Pengarang: 

TIM PENULIS

Penerbit: 

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN  BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA JAWA BARAT

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

JTB - 051 (050 - 059)

ISSN/ISBN: 

2085-9937

Jumlah Halaman: 
326

Artikel-artikel yang dihadirkan Jurnal Patanjala Vol 9 No 2 menunjukkan keragaman ditinjau dari topik penulisanya. Terdapat tiga tema besar yaitu: budaya tradisional, budaya kontemporer, dan kesejarahan. Salmin Djakaria membahas tahuli dan tahuda, tradisi lisan dalam pembentukan karakter bangsa pada masyarakat Gorontalo. Hary Ganjar Budiman menguraikan perubahan Bragaweg dari tahun 1894 hingga 1949, dalam kaitannya dengan aktivitas golongan Eropa di Jalan Braga yang mempresentasikan nuansa moderndi masa kolonial. Anggi Agustian Junaedi membahas sejarah kesenian sisingaan di Kabupaten Subang. Lasmiyati mendeskripsikan perkembangan transportasi kereta api di Jawa Barat abad ke-19 (Bogor-Sukabumi-Bandung). Ezzah Fathinah, Aquarini Priyatna, Muhamad Adji menganalisis maskulinitas dalam iklan produk kecantikan korea Etude House dan tonyMoly, iklan-iklan ini menampilkan   laki-laki cantik yang merawat diri dan mementingkan penampilan. Ria Intani mendeskripsikan perjalanan seorang pengrajin terompet dalam konteks kajian sistem ekonomi. S. Dloyana Kusumah membahas pengobatan tradisional dalam kehidupan orang Bugis-Makassar. Ani Rostiyati meneliti budaya perlawanan perempuan punk terhadap gender normatif. Irvan Setiawan membahas sate maranggi kuliner khas Kabupaten Purwakarta. Teguh Vicky Andrew, Riama Maslan Sihombing, Hafiz Aziz Ahmad menguraikan perkembangan infrastruktur musik bawah tanah (underground) di Bandung (1967-1990). Agung Purnama, Nina Herlina Lubis, Widyonugrahanto membahas pergulatan pemikiran kiai Nahdlatul Ulama dengan kaum modernis Islam di Jawa Barat tahun 1930-1937.