PATANJALA VOL. 9 NO. 1 MARET 2017

Pengarang: 

TIM PENULIS

Penerbit: 

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA JAWA BARAT

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

JTB - 051 (050 -059)

ISSN/ISBN: 

2085-9937

Jumlah Halaman: 
145

Akulturasi, meski bukan gejala baru dalam masyarakat, masih menjadi tema yang menarik untuk dikaji. Pada Patanjala Vol. 9 No. 1, tema akulturasi mewarnai sejumlah artikel para penulis yang berasal dari latar belakang lembaga yang berbeda. Ada 9 artikel dalam jurnal ini, yaitu: 
1. Miftahul Falah, Nina Herlina, dan Kunto Sofianto mengkaji perubahan morfologi kota-kota di Priangan Timur pada Abad XX-XXI.
2. Ria Intani T. menulis kehidupan pembatik di Lembur Batik Cimahi.
3. Nandang Rusnandar, Sri Sulastri, dan Yani Achdiani mengungkap internalisasi nilai-nilai dalam siklus hidup masyarakat Sunda.
4. Dwi Vina Lestari, Nina Herlina Lubis, dan R.M. Mulyadi meneliti gaya hidup elite Minangkabau di Afdeeling Agam (1837-1942).
5. M. Halwi Dahlan menulis gejolak yang terjadi antara pejuang dengan militer Jepang pada permulaan revolusi kemerdekaan.
6. Lia Nuralia dan Iim Imadudin menganalisis pengaruh akulturasi budaya terhadap dualisme sistem ekonomi masyarakat Kampung Tua di Kecamatan 
    Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara.
7. Yuzar Purnama mendeskripsikan kehidupan pengrajin cetik di Kabupaten Lampung Barat.
8. Risa Nopianti mengulas makna yang terkandung dalam ritual mulud golok Ciomas yang diselenggarakan setiap tanggal 12 Mulud.
9. Nandang Firman mendeskripsikan pengembangan Gedung Merdeka sebagai objek wisata.