PARA JAGO DAN KAUM REVOLUSIONER JAKARTA 1945-1949

Pengarang: 

ROBERT CRIBB

Penerbit: 

MASUP

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-96256-5-3

Jumlah Halaman: 
304

Koalisi antara dunia hitam Jakarta dan kelompok nasionalis muda radikal yang mencapai puncaknya dalam bentuk Lasykar Rakyat Jakarta Raya merupakan hasil dari situasi yang tidak biasa. Para nasionalis dan kaum jago telah membentuk suatu hubungan penting sebelum Perang Dunia II, sebagian disebabkan oleh kesamaan sikap dalam menentang kekuasaan Belanda dan sebagian lagi karena unsur timbal balik. Para nasionalis melihat para jago sebagai satu dari sedikit elemen masyarakat Indonesia di bawah kolonialisme yang memiliki keahlian bertarung. Petualanagn lasykar di arena politik nasional kemudian mencapai titik akhir. Mereka tidak sepenuhnya menghilang, namun seperti yang telah kita lihat jejak langkah mereka dalam sejarah Indonesia menjadi semakin dangkal dan samar. Sejarah lasykar yang penuh pergolakan menunjukkan hal-hal penting mengenai perang kemerdekaan Indonesia. Di dalam kajian ini membantu kita untuk membuktikan seperti yang telah diduga sebelumnya, bahwa akar sosial revolusi Indonesia lebih kompleks daripada yang diduga oleh sejarah intelektual gerakan nasionalis. Lasykar Jakarta bukan satu-satunya pihak yang diserang oleh negara yang mendapatkan bantuan mereka untuk terwujud – kaum revolusioner Tiga Daerah di Jawa Tengah dan banyak kelompok juga mengalami nasib sama, tapi hubungan mereka dengan Republik termasuk yang paling bergejolak. Mereka juga mengalami perubahan cepat dari mempertahankan  koalisi nasional yang luas di era kolonial menjadi pemeliharaan landasan politik yang lebih kuat, tapi juga lebih sempit dalam bentuk Republik Indonesia.