PAO AN TUI 1947-1949 TENTARA CINA JAKARTA

Pengarang: 

SULARDI

Penerbit: 

MASUP

Tahun Terbit: 

2015

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-72001-0-4

Jumlah Halaman: 
107

Pao An Tui (Badan Pelindung Keselamatan), sebuah kesatuan keamanan yang khusus diperuntukkan bagi orang-orang Cina memang pernah ada dan hadir di tengah gejolak revolusi Indonesia. Secara de facto kemunculan Pao An Tui dapat diketahui, diawali dengan adanya kesepakatan diantara orang-orang Cina untuk mengadakan konferensi yang membicarakan keinginan mereka untuk mempunyai satuan keamanan sendiri. Keinginan tersebut tercapai pada 28 Agustus 1947 dengan dibentuknya organisasi Pao An Tui. Latar belakang yang membuat orang-orang Cina merasa perlu untuk membuat satuan keamanan sendiri disebabkan komunitas Cina adalah golongan minoritas disaat revolusi. Terbentuknya Pao An Tui ini tidak terlepas dari campur tangan pihak Belanda. Semakin kuat dan berkuasanya pemerintah Belanda dapat membuat Pao An Tui semakin berkembang pesat dengan memperoleh perlindungan dari pemerintah Belanda. Sebaliknya, jika kekuasaan pemerintah Belanda di Indonesia hancur, berakhir pula keberadaan Pao An Tui. Orang-orang Cina yang duduk dalam kepengurusan Pao An Tui di Jakarta -yang notabene merupakan Komite Pusat-didominasi oleh eks anggota CHH yamihak kepada pemerintah Belanda. Jadi tidak mengherankan apabila organissasi ini mempunyai haluan politik yang mendukung kekuasaan pemerintah Belanda di Indonesia. Pao An Tui semula diharapkan untuk sebatas melindungi keselamatan jiwa dan harta milik orang Cina, tetapi kenyataannya tidaklah demikian.  Dalam prakteknya Pao An Tui ternyata terlibat dalam operasi militer Belanda untuk menguasai kembali daerah-daerah di Indonesia.