PAKAT DAYAK SEJARAH INTEGRASI DAN JATIDIRI MASYARAKAT DAYAK DAN DAERAH KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

PROF. KMA M. USOP, M.A

Penerbit: 

YAYASAN PEN. DAN KEB. BATANG GARING PALANGKARAYA

Tahun Terbit: 

1994

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

KTE - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
183

Sejarah Kalimantan Tengah atau tepatnya sejarah perkembangan masyarakat Kalimantan Tengah terkait erat dengan sejarah perkembangan masyarakat Kalimantan Selatan pada khususnya dan Kalimantan (termasuk bagian Utara) pada umumnya, dan terjalin pula dengan sejarah perkembangan masyarakat Indonesia yang telah mengintegrasikan dirinya menjadi bangsa Indonesia. Di dalam kerangka budaya nasional Pancasila, bangsa Indonesia mengembangkan integrasi dan jatidirinya, dan didalam kerangka itu pula kelompok masyarakat yang majemuk termasuk masyarakat Dayak pada khususnya dan masyarakat Kalimantan Tengah pada umumnya mengembangkan integrasinya dan menemukan jatidiri budayanya. Istilah ”pakat” yang dilahirkan oleh masyarakat dan dipakai sebagai nama lembaga swadaya masyarakat Pakat Dayak sebenarnya berasal dari kata hapakat (bahasa Dayak Ngaju) berarti saling mengajak untuk bekerjasama, bersatu pendapat dan tindak, bermufakat, bersatu tujuan, berdamai, saling memberi dan menerima.