ONGHOKHAM DALAM KENANGAN

Pengarang: 

ONZE ONG

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU 

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

BSL - 928 (920-929)

ISSN/ISBN: 

978-979-3731-18-6

Jumlah Halaman: 
358

Onghokham adalah seorang dapat mendapatakan sepernagkat gelar,  “sejarawan”, “kolumnis”, “intelektual publik”, “koki”, “penggila pesta”, “anti-qua rian”, “eksentrik”. Terlahir sebagai Tionghoa peranakan yang “gila Belanda”, kemudian menjadi Indonesia malih ke Jawa dan meninggal sebagai Tionghoa. Onghokham yang lahir pada 1 Mei 1933 ini hidup dalam bebagai pergolakan dari nasionalisme, perang kemerdekaan, modernisme, dan konflik ideologi-ideologi besar. Menghadapi dan mengalami perubahan politik sejak kolonialisme hingga era reformasi kini dan pemikiran pasca modernism. Ong adalah “pohon sejarah” yang tumbuh dengan akar, dahan, ranting dan daun-daunnya yang kaya warna. Kekayaan warna hidup Onghokham itulah yang di dalam buku Onghakham Dalam Kenangan ini mencoba diperlihatkan oleh 52 (lima puluh dua) sahabatnya dari dalam maupun luar negeri. Adapun kelima pua dua tulisan tersebut, diantaranya Wangsit dan Pangsit Bapa Raja Kenangan Saya dengan Onghokham (Adrian B. Lapian); Onghokham dan Sejarah Indonesia (Andi Achdian); Minority Men: Ong Hok Ham and Harry J. Benda in Indonesia and America (Angus McIntyre); Onghokham Memories (Anthony Reid); Onghokham, Sejarawan Publik (Asvi Warman Adam), dan sebagainya.