OERIP SOEMOHARDJO

Pengarang: 

AMRIN IMRAN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

BLS - 923.5 (920-929)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
107

Oerip Soemohardjo lahir pada tanggal 22 Februari 1893. Benih-benih untuk menjadi tentara sudah tertanam ketika Oerip masih di Purworejo. Dan akhirnya ia masuk sekolah OSVIA sesuai dengan keinginannya. Sebagai seorang tentara KNIL, Oerip berjiwa kerakyatan terhadap rakyat kecil. Pada masa pemerintahan Jepang Oerip menjadi tawanan selama 3,5 bulan. Setelah keluar ia menjadi rakyat biasa yang mendapat sebutan Ndoro Mayor. Hal yang sangat mengecewakannya pada saat Oerip ingin menghadapi Belanda dengan militer, tapi pemerintah ingin secara diplomasi. Presiden kemudian mengangkat Oerip sebagai penasehat militer presiden, tapi perhatiannya berkurang karena sakit. Bagi Oerip yang biasa bekerja dalam keadaan serba teratur, tugas-tugas yang dihadapi dalam suasana revolusi akan menyebabkan ia mengalami pertentangan psikologis. Banyak perasaan yang harus dikorbankan dan banyak kekecewaan yang harus diterima, misalnya ia tidak dapat lagi mempercayai kebijaksanaan Amir Syarifuddin. Karena ia merasa kecewa terhadap politik yang dijalankan oleh Menteri tersebut. Karena itulah Oerip selalu berusaha keras untuk menyatukan laskar dengan TRI. Sekalipun Oerip dirawat, pada tanggal 17 November 1948 Oerip meninggal.