NADITIRA WIDYA BULETIN ARKEOLOGI VOL. 10 NO. 2

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI KALIMANTAN SELATAN

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

002.02 (000-009)

ISSN/ISBN: 

1410-0932

Jumlah Halaman: 
158

Buletin Arkeologi Naditira Widya kali ini banyak memfokuskan pada upaya untuk mengungkap pengetahuan sejarah dan budaya msa lalu serta peran warisan budaya. Tulisan Indah Asikin Nurani membahas mengenai temuan-temuan arkeologi di Dolina Kidang dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan. Dalam pandangannya, telah terjadi hunian berulang di situs tersebut yang dibuktikan oleh adanya temuan rangka manusia dan arkeologi yang berupa spatula (peralatan dalam mempertahankan hidup). Upaya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan (kepurbakalaan) umumnya dilakukan dengan kajian dengan maksud mengungkap sejarah dan budaya masa lalu. Nia Marniati Etie Fajari juga melakukan itu terhadap temuan artefak batu di Liang Ulin 2 di Kabupaten Tanah Bumbu. Menurutnya, temuan artefak batu di situs tersebut terdisi atas dua kelompok, alat dan bukan alat. Masih dalam rangka mengungkap sejarah dan budaya masa lalu, Ulce Oktrivia membahas mengenai teknologi, bentuk, fungsi, dan motif hias temuan tembikar di halaman Sitana Sintang. Dalam upaya mengetahui pendukung budaya, Sunarningsih melakukan penelitian di Situs Jangkung yang berada di tepi sungai, salah satu anak Sungai Tabalong. Hasil penelitiannya memastikan bahwa Situs Jangkung sebagai tempat hunian komunitas Maanyan. Pernyataan yang masih remang-remang mengenai bentuk dan fungsi Sumur Putaran di Pengaron, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan juga dicoba diungkap Ulce Oktrivia dan Nugroho Nur Susanto. Sementara itu, berdasarkan peran untuk memungkinkan memberi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan, Hartatik mencoba mengulas mengenai eksistensi rumah adat Banjar dalam pembangunan yang berkelanjutan.