MONOGRAFI KEBUDAYAAN MAKASSAR DI SULAWESI SELATAN

Pengarang: 

RACHMAH

Penerbit: 

PEMERINTAH DAERAH TINGKAT I SULAWESI SELATAN

Tahun Terbit: 

1984

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

KSB - 306 (300-309)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
144

Orang Makassar merupakan salah satu suku bangsa diantara 4 (empat) suku bangsa utama yang ada di Sulawesi Selatan yang meliputi suku bangsa Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja. Perbedaan yang paling menonjol diantara keempat suku bangsa tersebut ialah bahasanya. Pelapisan masyarakat orang Makassar sebagai berikut : Golongan bangsawan - Karaeng, Golongan Tomaradeka - Tobaji, Golongan ata. Sebelum orang Makassar memeluk agama Islam, telah mengenal kepercayaan yaitu : percaya kepada Dewa (Rewata), selain percaya kepada Dewa tertinggi (Batara). Kesenian mempunyai arti luas, kesenian pada dasarnya dapat dibagi atas 4 bahagian yaitu : Seni sastra, Seni musik, Seni Gerak / Tari, Seni Kerajinan Tangan. Sedangkan yang dimaksud dengan obyek-obyek wisata budaya disini, adalah meliputi peninggalan-peninggalan sejarah/kepurbakalaan dan kebudayaan lainnya yang merupakan hasil karya bangsa Indonesia, khususnya yang mendiami daerah Sulawesi Selatan masa lampau yang masih dapat kita lihat dan rasakan sampai sekarang ini. Peninggalan pra sejarah seperti : Kerajaan Gowa, Kerajaan Bone, Kerajan Luwu, Kerajaan Soppeng dan lain-lain. Obyek peninggalan sejarah purbakala sebagai hasil peninggalan kerajaan-kerajaan tempo dulu yaitu : Benteng Ujung Pandang, Benteng Anak Gowa, Istana Raja Gowa, Makam atau Kuburan.