MIGRASI ORANG-ORANG KEBUMEN DI SUMUR BOR, KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK

Pengarang: 

NENI PUJI NUR RAHMAWATI

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2001

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L1.3 (UMUM)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
84

Pelaku migrasi dari Kebumen di Daerah Sumur Bor yang pertama kali dan kapan terjadinya sulit untuk diketahui. Kedatangan orang-orang Kebumen di Daerah Sumur Bor pada awalnya merupakan kuli kontrak pada perkebunan-perkebunan milik pemerintah Belanda pada jaman penjajahan yang lebih dikenal dengan istilah "Jakon" (Jawa Kontrak). Keberhasilan mereka diperantauan, akhirnya menumbuhkan niat untuk memanggil keluarganya yang ditingggalkan ataupun tetangganya di daerah asal untuk menyusul ke Pontianak. Dengan adanya migrasi penduduk dari Jawa ini, maka penduduk setempat / asli dapat mempelajari cara-cara baru dalam hidup bermasyarakat, seperti rajin, ulet dan tabah dapat merubah sikap mental penduduk setempat, yang kadangkala ada julukan bahwa penduduk Melayu itu malas-malasan. Sikap toleransi yang ada antara pendukung kebudayaan setempat dan pendatang sangat membantu proses akulturasi antara dua kebudayaan yang berbeda yaitu Kebudayaan Jawa dan Kebudayaan Melayu.