MENGENAL PERMUKIMAN DAN RUMAH TENGGER BERDASARKAN SISTEM KEPERCAYAAN

Pengarang: 

T.M. HARI LELONO, PUTRI NOVITA TANIARDI

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI D.I YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Daerah Istimewa Yogyakarta
Rak: 

ART - 721 (720-729)

ISSN/ISBN: 

978-623-91488-3-6

Jumlah Halaman: 
73

Suku Tengger merupakan salah satu di Jawa yang tinggal di lereng Gunung Bromo. Budaya Tengger masih sangat dipegang erat oleh masyarakat Tengger yang tinggal di kawasan Taman Nasional Bromo, tetapi tidak banyak yang mengetahui bagaimana kebudayaan dan kepercayaan sesungguhnya yang ada drastis. Rumah-rumah tradisional Tengger semakin lama semakin berkurang, berganti dengan bangunan modern, namun pola pemukiman tidak banyak mengalami perubahan. Pengetahuan dan wawasan tentang Suku Tengger dalam buku ini dimulai dari sistem kepercayaan yang ada dalam masyarakat  Tengger, tinggalan arkeologis yang ditemukan, tata ruang dan permukiman, upacara-upacara adat yang masih berlangsung, dan identitas budaya untuk memperkuat jati diri bangsa. Selama ini suku Tengger dikenal sebagai salah satu penganut agama Hindu yang sedikit tersisa di tanah Jawa. Hasil penelitian ini membuka wawasan, bahwa ternyata tidak hanya agama Hindu yang menjadi kepercayaan suku Tengger. Jauh sebelum masuknya agama Hindu, mereka sudah memiliki sistem kepercayaan terhadap arwah nenek moyang mereka. Sistem kepercayaan tersebut tidak hilang begitu saja, ketika agama Hindu menyebar di suku Tengger, namun tetap bertahan dalam masyarakat Tengger. Walaupun saat ini sebagian besar masyarakat Tengger menganut agama Hindu, tidak banyak peninggalan candi di wilayah tersebut.