MENGENAL PANTAN SEBAGAI ADAT DAN BUDAYA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

Pengarang: 

FATAH R. NAHAN

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

Tahun Terbit: 

2000

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

4.4(390-39

MENGENAL PANTAN SEBAGAI ADAT DAN BUDAYA DAERAH KALIMANTAN TENGAH

Pantan terdiri dariseperangkat alat budaya atau seperangkat barang, buah – buahan atau benda berupa kayu yang sengaja dipasang sedemikian rupa untuk menutup jalan atau pintu masuk ke suatu tempat/wilayah/rumah. Pantan terdiri dari beberapa jenis yaitu pantan taharang, balanga, lamiang, garantung, timpung, dare, bua, tewu dan bulan. Yang kesemuanya ini mempunyai arti penting fungsi dan simbolnya masing – masing. Pantan juga dipergunakan untuk berbagai upacara meliputi upacara penghormatan terhadap pahlawan, menyambut tamu resmi, penerimaan kembali keluarga dari perantauan yang membawa kesuksesan, menjalin hubungan kekerabatan antara kelompok masyarakat, penobatan pimpinan wanita yang sukses, pengucapan syukur terhadap kekayaan alam yang dianugerahkan oleh sang pencipta, penobatan sebagai seorang pemimpin khusus tamu pria, serta upacara adat dan kesenian ritual yang berlaku.