MELACAK JEJAK KEHIDUPAN PURBA DI PATIAYAM

Pengarang: 

SISWANTO, YAHDI ZAIM, DAN SOFWAN NOERWIDI

Penerbit: 

BALAI ARKEOLOGI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2016

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

930.1 (930-939)

ISSN/ISBN: 

978-602-356-131-5

Jumlah Halaman: 
206

Sebagaimana di Situs Patiayam, pengelolaan dan pengembangan situs sebagai objek dan daya tarik wisata (ODTW) khususnya wisata budaya, wisata jelajah alam dan jelajah sejarah merupakan tujuan dalam rangka pemanfaatan dan pengembangan dalam jangka panjang. Mengingat nilai penting akademis yaitu sebagai situs hominid yang langka di Jawa dan hanya ada beberapa situs hominid saja di dunia, maka Situs Patiayam akan mempunyai prospek pengembangan sebagai objek wisata yang terpadu antara informasi ilmu pengetahuan dan petualangan alam terbuka. Tawaran sebagai objek wisata alam terbuka dengan pertimbangan bahwa Situs Patiayam yang berbukit-bukit dan terbuka, sebagian besar berupa tanaman palawija seperti jagung, ketela, ubi, dan kacang-kacangan. Dilengkapi jalan setapak yang mempunyai nilai tersendiri apabila ditawarkan kepada peminat wisata petualangan. Kemudian aksesibilitas Situs Patiayam mudah karena dekat dengan akses utama jalur jalan raya pantura Kudus-Pati. Situs secara administratif adalah milik Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, namun sebagian besar wilayahnya berada di wilayah Kabupaten Kudus dan sebagian besar wilayahnya berada di wilayah Kabupaten Kudus dan sebagian lagi masuk wilayah Kecamatan Margorejo, Gembong, dan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Jarak dari Kota Kudus hanya sekitar 11 kilometer ke arah timur memiliki kemudahan dan perbukitan Situs Patiayam akan nampak terlihat dari jalan raya Kusud-Pati.