MASYARAKAT DI KAWASAN SITUS TROWULAN: KAJIAN EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA

Pengarang: 

EMILIANA SADILAH, DKK

Penerbit: 

BPNB YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

3.4 (300-3

ISSN/ISBN: 

978-979-8971-44-0

MASYARAKAT DI KAWASAN SITUS TROWULAN: KAJIAN EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA

Di Provinsi Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Mojokerto dikenal sebagai sebuah kabupaten yang memiliki keistimewaan tersendiri. Keistimewaan tersebut adalah adanya situs bekas Kerajaan Majapahit abad XIV Masehi. Berbagai sumber memperkuat dugaan itu dengan adanya bukti-bukti tinggalan situs Majapahit di Trowulan. Oleh karenanya kawasan ini dikenal dengan kawasan situs Trowulan. Kini kawasan Situs Trowulan banyak mengalami kerusakan terutama akibat olah manusia, yaitu akibat adanya aktivitas pembuatan batubata. Aktivitas pembuatan batubata ini sulit dihentikan karena hasilnya mampu memenuhi kebutuhan hidup penduduk yanga da di sekitarnya. Dari segi ekonomi memang terlihat jelas, baik secara fisik (kondisi rumah yang bagus) maupun pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Dari segi sosial juga tampak jelas pada tingkat status sosial dan adanya kelompok-kelompok pengrajin. Dari segi budaya, terlihat adanya jaringan kerja yang kuat dalam aktivitas perajin batubata ini, dan telah mentradisi sehingga sulit dihilangkan. Hal ini kalau dibiarkan terus menerus, akan terjadi kerusakan situs dan lingkungan yang semakin parah. Maka diharapkan adanya kerjasama secara sinergis antara masyarakat dan pemerintah, agar upaya perlindungan dan pelestarian dapat berhasil.