MARAPU DI PULAU SUMBA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Pengarang: 

Dra. SITI MARIA

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Nusa Tenggara Timur
Rak: 

3.4(300-31

MARAPU DI PULAU SUMBA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Orang Sumba mengelompokan diri dalam persekutuan marga (kabihu), kampung (paraingu) dan kepercayaan (Marapu). Seluruh kehidupan orang Sumba, sejak masih janin dalam rahim ibunya hingga meninggal, diwarnai oleh kepercayaan kepada Marapu. Kesejahteraan atau kemalangan hidup ditentukan oleh taat-tidaknya seseorang dalam pelaksanaan adat istiadat. Penyembahan Marapu terutama ditujukan kepada arwah leluhur dan kekuatan supranatural. Penyembahan itu dilakukan berdasarkan ketentuan adat apaiba orang Sumba memerlukan pertolongan para leluhur. Orang Sumba juga mengenal adanya Ilah Tertinggi sebagai pencipta langit dan bumi. Masyarakat Sumba secara umum sistem kepercayaannya adalah kepercayaan asli yang dikenal dengan istilah Marapu, yakni pemujaan kepada nenek moyang. Kepercayaan asli ini tercermin dari beranekaragam bentuk dan manisfestasi religiusitas, salah satu bentuknya adalah kepercayaan kepada roh nenek moyang yang dianggap mempunyai kekuatan yang berada diluar jiwa manusia.