MANTRA DALAM BUDAYA MASYARAKAT MELAYU

Pengarang: 

FARIANI

Penerbit: 

BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA ACEH

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

AGA - 297.899 (290-299)

ISSN/ISBN: 

978-602-9457-94-0

Jumlah Halaman: 
20

Melayu merupakan masyarakat yang kaya dengan ragam budaya dan tradisi dalam kehidupannya. Salah satunya adalah tradisi lisan berbentuk mantra. Mantra hanya bisa dibacakan oleh ahlinya yang biasa disebut pawing, dukun atau bomoh. Dalam masyarakat Melayu terdapat berbagai ragam jenis mantra diantaranya mantra pengobatan, mantra melaut, mantra memanggil angina, dan sebagainya. Mantra memiliki ragam fungsi dalam kehidupan masyarakat Melayu, diantaranya adalah sebagai media komunikasi dengan Tuhan Yang Maha Esa untuk dikabulkan segala harapannya dan sebagai pengetahuan lokal sehingga masyarakat dapat bertahan dan beradaptasi dengan lingkngannya. Dalam perkembangannya, mantra dalam masyarakat Melayu ini secara perlahan sudah mulai jarang ditekuni, kecuali beberapa mantra yang hingga saat ini masih bertahan, seperti mantra yag berhubungan dengan pengobatan namun tidak selengkap pada zaman dahulu. Mantra ada karena ada yang mewarisinya, mantra hilang karena tidak ada yang mewarisinya.