MAKANAN TRADISIONAL MASYARAKAT BANGKA BELITUNG

Pengarang: 

DWI SETIATI

Penerbit: 

BPSNT TANJUNG PINANG

Tahun Terbit: 

2008

Daerah/Wilayah: 
Kepulauan Bangka Belitung
Rak: 

KUL - 641.5 (640-649)

ISSN/ISBN: 

978-979-1281-21-8

Jumlah Halaman: 
103

Dalam kehidupan masyarakat Bangka Belitung yang bersifat multietnis, jejak-jejak budaya yang mencerminkan adanya berbagai pengaruh dari luar wilayah ini tampak dalam khazanah boga yang menjadi salah satu kekayaan budaya masyarakat Bangka Belitung. Rusip, cincalok, pantiauw, martabak manis, pempek, otak-otak dan tai ku sui merupakan sebagian dari jenis-jenis makanan yang berasal dari kuliner Cina tetapi telah menjadi makanan sehari-hari masyarakat setempat dari suku manapun. Menyebarnya penduduk Cina di seantero dunia termasuk di Bangka Belitung turut meberikan andil dalam memperkaya khas Bangka Belitung. Kuliner Cina mampu beradaptasi dengan budaya setempat sehingga dalam perkembangannya melalui makanan tercermin pembauran budaya. Warisan kuliner Cina yang juga diadaptasi oleh budaya setempat adalah berupa teknik memasak dengan cara menumis. Jenis makanan daerah ini dapat dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok yang meliputi makanan pokok, lauk pauk dan sayur (lempah darat, lempah kuning, asem pedas, mangut pari, kembung bertelor, dsb), makanan selingan atau kudapan (ketan durian/wajit, iyet-iyet, serabi, rangi, sengkulun, dsb), dan makanan sebagai sajian kenduri.