MAESTRO EDISI KE I

Pengarang: 

TIM PENYUSUN

Penerbit: 

MUSEUM BASOEKI ABDULLAH

Tahun Terbit: 

2020

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

MAJ-050 (050-059)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
56

Museum Basoeki Abdullah pada masa Pandemi Covid-19 ini kembali menerbitkan Majalah Maestro. Melalui Edisi I kali ini Museum Basoeki Abdullah merangkum kegiatan-kegiatan yang dilakukan secara virtual baik berupa diskusi, pameran, penyuluhan kepada pelajar dan workshop melukis bersama. Adapun isi dari Edisi kali ini ada beberapa bagian didalamnya, yang meliputi Sajian Utama, Lembar Profil, Lembar Workshop, Lembar Komunitas, Lembar Esai, dan Konservasi Lukisan. Adapun beberapa yang diangkat pada majalah Maestro Edisi 1 kali ini yaitu Sajian Utama mengangkat mengenai Diskusi Daring Pengalaman Menjadi Model Lukisan Baseoki Abdullah serta Menyimak Keramaian Kota Pameran Lukisan M. Hady Santoso. Bagian Lembar Profil meliputi Memberikan Kebebasan Anak oleh Agus Junawan, serta Melebur Duka Menjadi Suka oleh M. Febriandy. Pada Lembar Workshop mengangkat berita mengenai Menggambar Anatomi serta Workshop Mewarnai Anak-Anak “Ibuku Hebat” . Selanjutnya pada Lembar Komunitas  mengangkat mengenai Mengusung Medium Alternative bersama Komunitas Coffe Painter. Di Lembar Esai mengangkat mengenai Digitalisasi, Museum dan Pandemi; Essensi Gaya oleh Efix Mulyadi; dan Elok Nan Kritis.  Dan di lembar akhir dari Majalah Maestro Edisi ke 1 yaitu Konservasi Lukisan kali ini mengangkat mengenai Lukisan Gerakan Non Blok Kembali d Museum Basoeki Abdullah.