LOHOK TIGA LARAS

Pengarang: 

HILDERIA SITANGGANG

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1995

Daerah/Wilayah: 
Jambi
Rak: 

1.1(000-09

LOHOK TIGA LARAS

Naskah lama yang berasal dari Jambi berjudul Lohok Tiga Laras, isinya tentang adat serta tatakrama kaum bangsawan dan raja-raja Jambi beserta undang-undang lain merupakan bagian dari pada Undang-undang Adat yang ada di Minangkabau. Masuknya agama Islam ke Minangkabau dan Jambi sekitar abad 14 dan 15. Mereka menerima ajaran agama Islam itu dengan baik, yang kemudian dipadukan dengan adat yang sudah lebih dulu mewarnai hidup daripada mereka. Hukum adat adalah sebagai penata kehidupan bagi masyarakat Jambi, yang sampai saat ini masih tetap mewarnai kehidupan masyarakatnya. Hukum adat merupakan bagian dari Aset hukum nasional atau dengan kata lain merupakan bagian dari kehidupan Nasional yang perlu dilestarikan. Setiap orang yang layak menerima gelar itu, biasanya orang terkemuka di tempat itu. Pemberian gelar ini terhadap seseorang disesuaikan pada orangnya, tempatnya atau lingkungannya. Banyak gelar-gelar yang sudah diberikan kepada masyarakat Kerinci dan Jambi pada waktu itu.