LAPORAN PENELITIAN KEPEMIMPINAN LOKAL ORANG MADURA DI KOTA PONTIANAK

Pengarang: 

ASNAINI

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2002

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L1.3 (UMUM)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
96

Etnis Madura merupakan salah satu etnis yang mendiami Kota Pontianak dengan keanekaragaman budaya yang khas dan tradisi yang berbeda dengan budaya masyarakat sekitarnya yang tidak seetnis dengannya. Masyarakat dari etnis Madura ini memiliki stereotipe yang keras, kasar, pekerja keras dan ulet namun cenderung arogan, sedangkan dalam kehidupan bermasyarakat etnis Madura bersifat ekslusif dan cenderung mengelompok. Kelompok-kelompok dari etnis Madura yang tinggal dalam sebuah perkampungan biasanya merupakan kelompok kekerabatan sehingga kekompakkan dan rasa persaudaraan di antara mereka semakin kuat. masyarakat yang berasal dari etnis Madura merupakan sosok masyarakat yang agamis sedangkan kepemimpinan terbagi atas dua yaitu kepemimpinan formal dan informal. Masyarakat Madura mengenal tradisi carok untuk mempertahankan harga diri dan martabatnya jika ada anggota keluarga yang merasa malu karena dihina. Pelaku carok ini sering terjadi pada kalangan sosial bawah dan tidak seorang diantara mereka yang mengenyam pendidikan di bangku pesantren.