KULINER TRADISIONAL PADA UPACARA ADAT DI SULAWESI SELATAN

Pengarang: 

ABDUL ASIS, RAODAH, TIINI SURYANINGSIH

Penerbit: 

UNHAS PRESS

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

KUL - 641.300 2 (640-649)

ISSN/ISBN: 

978-979-530-226-1

Jumlah Halaman: 
187

Kuliner tradisional adalah kuliner/panganan yang diolah secara tradisional pula, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami, dari alam, dan banyak ditemui di sekitar rumah, atau kebun masyarakat setempat. Kuliner dalam tradisi padungku bagi orang Padoe di Desa Maleku merupakan jenis kuliner yang khas, ini dikarenakan sebuah warisan dari nenek moyang mereka. Kuliner disajikan untuk mengungkapkan rasa syukur akan hasil panen yang telah mereka usahakan, telah selesai dalam satu kali kerja. Satu kali kerja adalah pekerjaan yang dimulai dari awal (proses menanam) sampai pada padi dimasukkan dalam lumbung (hasi panen). Jenis kuliner dalam tradisi padungku ini dapat dibedakan atas jenis kuliner berupa makanan, minuman, dan kue tradisional. Jenis kuliner tersebut dapat ditemui pada saat upacara padungku yang dilaksanakan setelah semua padi sudah masuk ke dalam lumbung. Ungkapan rasa syukur masyarakat dituangan melalui tradisi padungku. Kuliner tidak sengaja disajikan untuk dapat dinikmati, namun didalamnya memiliki fungsi yang penting di masyarakat. Adapun fungsi kuliner dalam masyarakat yaitu untuk  menciptakan hubungan yang harmonis, mempererat ikatan sesama warga maupun di luar dari Desa Maleku, serta menciptakan integrasi dalam masyarakat.