KORUPSI DALAM SILANG SEJARAH INDONESIA DARI DAENDELS (1808-1811) SAMPAI ERA REFORMASI

Pengarang: 

PETER CAREY, SUHARDIYOTO HARYADI, SRI MARGANA

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SPO - 900 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-602-9402-88-9

Jumlah Halaman: 
278

Buku yang berjudul Korupsi Dalam Silang Sejarah Indonesia dari Daendels (1808 – 1811) sampai Era Reformasi ini bertujuan untuk memberikan semangat dalam perjuangan memberantas korupsi dengan mengedepankan sebuah contoh yang diambil dari sejarah modern sebagai refleksi bagi pemimpin Indonesia masa kini. Era Deandels dan Raffles adalah titik awal dari sebuah negara modern di Indonesia sebab prinsip dari sistem administrasi sentralisasi terpusat di ibukota kolonial, Batavia (pasca-1942, Jakarta), mulai terkuak. Pasca-kemerdekaan sistem ini dikukuhkan oleh rezim Demokrasi Terpimpin (1957-1966) Sukarno dan Orde Baru Soeharto (1966-1998). Hanya pada era Reformasi, yang mulai dengan tumbangnya Orde Baru pada 21 Mei 1998, ada perubahan yang berarti. Kebijakan Presiden B.J. Habibie (menjabat 1998-1999) untuk memulai proses pemerintah otonom bagi lebih dari 330 (sekarang 415) daerah tingkat dua (kabupaten) dan 93 kota di Indonesia memperkeruh masalah korupsi dengan membuka lebar bagi elite politik lokal untuk memperkaya diri dari anggaran belanja daerah  yang dikucurkan pemerintah pusat.