KONSERVASI KERAMIK

Pengarang: 

YUDI SUHARTONO, RIYANTO P. LAMBANG, YULI HARI PRASETYOKO, IRAWAN SETYAWAN, AJAR PRIYANTO, AGUS KRISTIYANTO, DAHRONI

Penerbit: 

BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR

Tahun Terbit: 

2008

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

RKE - 738.1 (730-739)

ISSN/ISBN: 

978-979-19227-0-8

Jumlah Halaman: 
35

Keramik merupakan benda cagar budaya bergerak yang rentan terhadap kerusakan dan proses pelapukan. Konservasi perlu dilakukan terhadap keramik karena keramik rentan terhadap kerusakan fisik. Jenis kerusakan yang sering dijumpai pada benda cagar budaya keramik antara lain pecah, retak, kotor, endapan garam, dan hilangnya sebagaian fragmen. Masing-masing jenis kerusakan terjadi dengan intensitas yang bervariasi tergantung lama dan kondisi benda tersebut terpendam. Metode yang digunakan untuk menangani kerusakannya bervariasi tergantung dari kondisi keramik tersebut. Secara umum terdiri dari pembersihan, penyambungan fragmen pecah, injeksi retakan, pembuatan fragmen pengganti, kamuflase dan pelapisan. Buku ini baru mengupas sebagian kecil dari kegiatan konservasi BCB keramik. Bidang kajian yang masih perlu dikembangkan antara lain kajian konservasi keramik bawah air, yang mengalami kerusakan yang berbeda dengan keramik pada umumnya. Kajian konservasi keramik bawah air sangat strategis untuk dilakukan mengingat banyaknya temuan keramik bawah air. Bahan konservan untuk keramik juga perlu dikembangkan lebih lanjut untuk mendapatkan bahan-bahan baru yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan bahan baru juga dapat mengadopsi dari metode tradisional sebagai sumber acuan. Metode tradisional yang telah berkembang di masa lampau perlu digali sebagai kearifan budaya yang dapat diilmiahkan dan dikembangkan.