KISAH PARA PILOT KAMIKAZE PASUKAN UDARA BERANI MATI JEPANG PADA PERANG DUNIA II

Pengarang: 

RIKIHIE INOGUCHI, TADASHI NAKAJIMA, ROGER PINEAU

Penerbit: 

KOMUNITAS BAMBU

Tahun Terbit: 

2008

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

SUA - 952.03 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-979-3731-19-3

Jumlah Halaman: 
294

Kamikaze, korps serangan udara bunuh diri Jepang pada Perang Dunia II, begitu mengerikan dan mengemparkan dunia kemiliteran. Ribuan orang melakukan serbuat nekat (banzai) dengan menabrakan pesawatnya ke sarang musuh. Taktik luar bisa yang tidak pernah terpikir dan berhasil menenggelamkan serta merusak sejumlah besar kapal laut AS. Membunuh dan melukai secara massal. Korban kamikaze armada Angkatan Laut AS di lepas pantai Okinawa saja lebih banyak daripada yang ditimbulkan Angkatan Darat Jepang terhadap pasukan invasi Angkatan Darat AS, meskipun di darat terjadi dalam waktu lama. Apakah pikiran pilot kamikaze? Apakah itu merupakan ekspresi rasa frustasi yang ditunjukkan dengan tindakan bunuh diri? Apakah kamikaze cuma tindakan orang-orang yang mengalami pahitnya kekalahan dan tidak bersedia menghadapi kenyataan? Mengapa menggunakan taktik bunuh diri? Mengapa ada ribuan orang yang rela mencari kematian sebagai kamikaze? Apakah ini bisa disebut sebagai tindakan kepahlawanan atau sebuah tragedi belaka? Lantas apakah ini taktik yang berhasil? Semua belum ada jawaban yang memuaskan atas pertanyaan itu, juga fenomena pengorbanan bunuh diri bangsa Jepang pada Perang Dunia II.