KIPRAH NELAYAN AIR BANGIS DALAM USAHA PENGEMBANGAN PERIKANAN DAN PELAYARAN DI AIR BANGIS

 

Pengarang: 

SENO, UNDRI

Penerbit: 

BPNB SUMATERA BARAT

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Barat
Rak: 

MAT - 307.639 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-6 554-12-3

Jumlah Halaman: 
234

Dalam lintasan sejarah bandar Air Bangis pada awal abad ke 19 merupakan salah satu pusat perdagangan di pantai barat Sumatra. Banyak para pendangan yang datang ke pelabuhan Air Bangis baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri, seperti Inggris, Perancis, India, Cina, Arab dan Amerika Serikat. Sementara itu banyak pula pendangan yang datang dari pelabuhan atau bandar dari sekitar pantai barat Sumatera. Bandar Air Bangis merupakan bandar alam dan bandar pengumpulan barang yang dibawa oleh kapal kapal dari berbagai daerah. Bandar semacam ini juga di sebut sebagai pelabuhan feeder poin, yaitu bandar induk untuk mengumpulkan muatan kapal di sekitarnya atau sebaliknya mengangkut barang yang di produksi disekitar pelabuhan induk kepelabuhan lainnya. Budaya pesisir air bangis berorientasi pada kehidupan maritim, yang mempunyai sifat lebih terbuka untuk dimasuki oleh unsur kebudayaan lain. Pengalaman penduduk pesisir yang berhubungan erat dengan kelautan membentuk sifat dan sikat toleran serta akomodatif terhadap nilai nilai lain .