KESENIAN TRADISIONAL ORANG MELAYU ROKAN

Pengarang: 

SITI ROHANA, DKK

Penerbit: 

BPSNT TANJUNGPINANG

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Riau
Rak: 

9.1 (JP)

ISSN/ISBN: 

0853-2923

KESENIAN TRADISIONAL ORANG MELAYU ROKAN

 

Edisi ini memuat hasil penelitian sejarah dan budaya yang berjudul: 1) Kesenian Tradisional Orang Melayu Rokan oleh Siti Rohana. Beberapa kesenian tradisional orang melayu di Rokan adalah Gondang borogong, Ratok, Lukah Gilo, Silat Melayu Sungai Rokan, Lagu Antaukopa, Syair, Nonsib, Ketitah Losong, Barzanji, Onduo Ulakbosa, dll; 2) Upacara Tradisional Mendirikan Rumah di Bengkalis oleh Novendra. Rumah pada masa lalu daerah Bengkalis dibangun bertingkat, yang disebut dengan rumah panggung. Ketika mendirikan rumah, ada beberapa ritual yang harus dilakukan, diantaranya ; menyemah tanah yang akan dijadikan lokasi rumah, mengambil kayu di hutan, mendirikan rumah, dan selamatan ketika rumah hendak ditempati; 3) Sejarah Pelabuhan Tanjung Balai Karimun oleh Sasangka Adi Nugraha. Pelabuhan Tanjung Balai Karimun telah ada sejak tahun 1958. Pelabuhan ini merupakan pindahan dari pelabuhan Meral di Pameral; 4) Dampak Game Online Terhadap Remaja di Kota Batam oleh Dwi Sobuwati. Dewasa ini kota Batam dikenal suatu permainan modern yang dinamakan Game Online. Permainan ini tidak memerlukan tempat yang luas karena dimainkan dalam sebuah ruangan dan menggunakan internet sebagai media permainan; 5) Peninggalan Sejarah di Kabupaten Bangka oleh Anastasia Wiwik Swastiwi. Peninggalan sejarah di Kabupaten Bangka diantaranya adalah situs Kota Kapur, Makam Depati Bahrin, Tugu pahlawan 12, Benteng kuto panji, Rumah adat, dll; 6) Hubungan Antar Suku Bangsa di Tanjung Balai Katimun: Studi Kasus Pada Suku Bangsa Melayu dan Tionghoa oleh Hendri Purnomo. Kerjasama antara masyarakat suku bangsa Melayu dengan Tionghoa di Tanjung Balai karimun terjadi melalui arena-arena interaksi suku bangsa yang dapat diamati pada lokasi permukiman, tempat ibadah,dll; 7) Makna Tudung Manto Bagi Orang Melayu Daik oleh Febby Febriyandi. Tudung manto merupakan kelengkapan pakaian adat perempuan Melayu Daik, berupa kain tipis penutup kepala yang terbuat dari berbagai jenis kain. Ciri khas utama tuung manto adalah hiasan tekat berbagai motif yang dibuat menggunakan kawat lentur seperti benang berwarna perak atau emas.