KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PETANI JERUK DI DESA PANGKALAN KONGSI KECAMATAN TEBAS

Pengarang: 

DRA. ASNAINI

Penerbit: 

BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL PONTIAN

Tahun Terbit: 

1996/1997

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

L1.1(EKM)

KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PETANI JERUK DI DESA PANGKALAN KONGSI KECAMATAN TEBAS
Di Daerah Kalimantan Barat, khususnya daerah Pantai Utara tekstur tanahnya sangat cocok untuk dilakukan perkebunan jeruk, namun ada juga lahan yang dipergunakan sebagai daerah perladangan, hal ini dilaksanakan agar dapat meningkatkan produksi nasional dan mempercepat pertumbuhan lapangan kerja baru sehingga akan dapat mengurangi pengangguran. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam produksi perkebunan jeruk yaitu : Pembibitan, Pembuatan terumbu', Perawatan termasuk penyiangan, pemupukan, penyemprotan, pembuatan parit-parit kecil. Sejak adanya areal perkebunan jeruk di Desa Pangkalan Kongsi Kecamatan Tebas, kesejahteraan petani dan pengusaha jeruk kian meningkat, dan selama masih menunggu masa panen, petani tersebut mengerjakan pekerjaan sambilan seperti mengail ikan, tukang ojek, kuli bangunan dan sebagainya sedangkan pengusaha tetap melakukan pekerjaan utamanya seperti guru, pegawai negeri, ABRI dan sebagainya. Dalam perkebunan jeruk, banyak menyerap tenaga apabila petani pemilik hendak membersihkan areal kebunnya dengan jalan menghubungi atau mencari buruh-buruh tani sebelumnya dan kemudian menentukan pekerjaan apa yang akan dilakukan dan upah yang telah ditetapkan pula.