KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT KAMPUNG CIBURUY KABUPATEN GARUT

Pengarang: 

ENDEN IRMA RACHMAWATY, ANI ROSTIYATI, YUDI PUTU SATRIADI, ROSYADI, HERMANA, TOTO SUCIPTO

Penerbit: 

BKSNT BANDUNG

Tahun Terbit: 

2003

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

MTE - 307.72 (300-309)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
119

Masyarakat Kampung Ciburuy merupakan salah satu contoh komunitas manusia yang berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan alam dan berupaya mempertahankan kondisi lingkungan alamnya dengan tetap mentaati aturan adat warisan para leluhur. Para pendahulu mereka (leluhur) mengembangkan aturan-aturan adat yang antara lain direalisasikan dengan penyelenggaraan "upacara seba". Aturan-aturan adat tersebut mempunyai makna atau fungsi yang sangat luas. Aturan tersebut juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol dalam kebudayaan yang menahan dilakukannya eksploitasi alam secara semena-mena, membuat masyarakat hidup tidak berlebihan, dan tetap memegang prinsip kebersamaan sehingga keseimbangan lingkungan, baik fisik maupun lingkungan, baik fisik maupun sosial, dapat dipertahankan. Mekanisme itu diselimuti dengan sanksi moral, sehingga keadaan lingkungan relatif stabil dalam jangka waktu relatif lama. Sekalipun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa sekecil apapun, kebudayaan Kampung Ciburuy akan berubah dengan berlakunya waktu karena kebudayaan tidak bersifat statis. Ia berkembang sesuai dengan sifatnya yang adaptif, selalu menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan sekitarnya. Masyarakat Kampung Ciburuy sangat patuh terhadap aturan adat dan mungkin saja terdapat aturan-aturan adat yang kurang mendukung program pembangunan. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah berusaha mencari cara pemecahan terbaik agar tidak terjadi benturan "kepentingan adat" dengan program pemerintah dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat.