KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT NELAYAN KAMPUNG BATUNDERANG Yang Berkaitan Dengan Pemeliharaan Lingk

Pengarang: 

Dra. LILY S.N. SAUD

Penerbit: 

DEPARTEMEN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2007

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

3.1(300-31

ISSN/ISBN: 

978-979-15679-9-2

KEARIFAN TRADISIONAL MASYARAKAT NELAYAN KAMPUNG BATUNDERANG Yang Berkaitan Dengan Pemeliharaan Lingkungan Alam Di Kabupaten Kepulauan Sangihe – Sulawesi Utara

Tradisi dalam pemeliharaan lingkungan, masyarakat Batunderang masih memperhatikan keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara manusia dengan manusia, manusia dengan makhluk hidup lain yang tercermin dalam berbagai upacara tradisional. Bentuk upacara tradisional antara lain upacara mengundang banua, upacara tulude dan upacara maneke. Sedangkan pantangan-pantangan seperti dilarang mencuci peralatan memasak dilaut, tidak boleh memandikan atau menceburkan kucing hitam kelaut karena akan mendatangkan badai. Sebetulnya jika diperhatikan pelaksanaan upacara dan pantangan merupakan pesan dari para leluhur agar tetap memelihara alam dan lingkungan yang dihuni sehingga terhindar dari kerusakan atau bencana yang dapat merugikan.