KEARIFAN LOKAL NELAYAN BAJO

Pengarang: 

ABDUL HAFID

Penerbit: 

DE LA MACCA

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

3.1(300-31

ISSN/ISBN: 

978-979-3897-58-5

KEARIFAN LOKAL NELAYAN BAJO

Dalam melakukan aktivitasnya sebagai nelayan suku Bajo senantiasa mengandalkan sistem pengetahuan lokal yang diperoleh secara turun temurun, berupa pengetahuan tentang gejala alam (musin, bulan, bintang, gugusan karang dan tanda lain yang akan terjadi). Kearifan lokal atau pengetahuan lokal yang dianggap sangat bijak untuk dipakai dalam menanggapidan mengelola sumberdaya laut, masih sangat dijunjung tinggi dan dipatuhi oleh masyarakat setempat guna mengatasi terjadinya kerusakan terumbu karang dan biota laut lainnya. yang berdampak padamenurunnya pendapatan masyarakat nelayan setempat. Meskipun pengetahuan yang dimiliki sifatnya tradisional, namun hal itu mengandung kearifan dalam mengelola sumberdaya laut mereka. Rendahnya tingkat pendidikan formal suku Bajo sehingga mereka tetap bertahan dengan pengetahuan lokal yang dimiliki, begitupula keterampilan dalam pembuatan peralatan tangkap tradisional yang diturunkan secara turun temurun. Larangan untuk melakukan penangkapan di wilayah tertentu berdampak positif pada pelestarian habitat dan biota laut lainnya.