KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN MADURA

Pengarang: 

DRA. SUMINTARSIH, M.Hum

Penerbit: 

KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA

Tahun Terbit: 

2005

Daerah/Wilayah: 
Jawa Timur
Rak: 

3.1(300-31

ISSN/ISBN: 

979-8971-34-5

KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN MADURA

Nelayan Madura tersebar di wilayah gugusan Pulau Madura, serta beberapa kabupaten di pesisir utara ujung timur Pulau Jawa, daerah pesisir (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep) mengukuhkan bahwa Madura dikenal sebagai nelayan tangguh. Kearifan nelayan Madura (Pasean dan Tlanakan), tercermin dari persepsi mereka tentang teknologi tangkap ikan yang berbasis pada pelestarian sumber daya laut. Kearifan dalam penggunaan alat tangkap misalnya ditunjukkan dengan pilihan penggunaan alat pancing yang dominan digunakan oleh sebagian besar nelayan Pasean. Tindakan-tindakan nelayan yang selalu melakukan kegiatan ritual yang ditujukan kepada Tuhan YME pada saat akan melaut, ketika sedang di tengah laut, maupun untuk kejadian-kejadian tertentu, menunjukkan kearifan yang tinggi bahwa segala sesuatunya itu harus dijalani secara benar sesuai dengan petunjuk Tuhan YME, karena semuanya adalah milik Tuhan.