KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN JEPARA JAWA TENGAH

Pengarang: 

DRA. SUYAMI, M.HuM

Penerbit: 

BKSNT YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2005

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

3.1(300-31

KEARIFAN LOKAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT NELAYAN JEPARA JAWA TENGAH

Nelayan Jepara sebagian besar adalah nelayan tradisional. Dalam dunia kenelayanan, kearifan lokal masyarakat nelayan Jepara yang kiranya masih bisa dipertimbangkan untuk dilestarikan adalah adanya keteraturan waktu saat melaut. Di samping itu, kearifan nelayan tradisional yang masih bertahan tidak mau menggunakan alat tangkap ikan berupa jaring pukat harimau (arad/trawl) kiranya juga perlu dipertahankan dan dilestarikan demi untuk kelestarian sumber daya ikan di lautan, khususnya di wilayah perairan Jepara maupun di perairan Indonesia pada umumnya bahkan dunia. Namur begitu, ada pula kearifan yang perlu dimodernisasi, misalnya dalam hal sarana dan prasarana atau peralatan tangkap ikan. Di samping itu, modernisasi juga perlu diterapkan dalam hal pengolahan dan pemanfaatan hasil tangkapan ikan. Oleh karena itu kiranya perlu pemikiran untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya laut yang kita miliki dengan cara meningkatkan kreatifitas dan semangat juang yang tinggi untuk meningkatkan kualitas hasil produksi.