KAJIAN SOSIAL, BUDAYA, DAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN SITUS SANGIRAN

Pengarang: 

YUSTINA HASTRINI NURWANTI, DKK

Penerbit: 

BPNB YOGYAKARTA

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

3.4 (300-3

ISSN/ISBN: 

978-979-8971-45-7

KAJIAN SOSIAL, BUDAYA, DAN EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN SITUS SANGIRAN

Situs Sangiran merupakan salah satu kunci untuk pemahaman evolusi manusia, budaya dan lingkungannya. Situs ini melukiskan Homo Sapiens sejak zaman Pleistosen bawah hingga saat ini. Kawasan Situs Sangiran menjadi dilema karena menjadi kawasan yang dihuni penduduk. Masyarakat selaku pemilik lahan yang didalamnya terkandung situs. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa masih banyak terjadi kegiatan yang mengancam kelestarian situs. Konflik yang terkait dengan keberadaan Situs Sangiran perlu ada pemecahan. Upaya pelestarian tidak hanya dilakukan dengan cara penegakan hukum, tetapi harus menjadikan situs sebagai bagian kepentingan masyarakat yang perlu dilestarikan. Tindakan yang mengancam kelestarian fosil ada hubungannya dengan aktivitas ekonomi yang dilakukan masyarakat. Hal ini kepentingan ekonomi masyarakat perlu diberdayakan tanpa mengancam kelestarian fosil. Masyarakat di wilayah Sangiran memiliki potensi yang kuat di sektor kerajinan yaitu batok kelapa, kayu, batik, batuan dan makanan. Potensi adat dan tradisi serta kesenian juga tersedia. Namun, potensi yang dimiliki masyarakat belum diberdayakan sehingga perlu dikembangkan dengan campur tangan pemerintah. Potensi tersebut bisa dikembangkan untuk menunjang pariwisata terkait dengan keberadaan Museum Sangiran. Pemberdayaan potensi masyarakat Sangiran akan membawa kemajuan kehidupan ekonominya yang selanjutnya akan mengurangi ancaman terhadap kelestarian Situs Sangiran.